Juni 20, 2008
“Jauh kau pergi meninggalkan diriku
Disini aku merindukan dirimu
Kini ku coba mencari penggantimu
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh, kekasih”
Kira-kira begitulah sajak sebuah lagu yang begitu fenomenal akhir-akhir ini. Kepemilikan lagu ini masih terus diperdebatkan banyak pihak. Beberapa pihak mengaku bahwa lagu itu ia yang menciptakan. Sampai saat tulisan ini dimuat pun kita belum tahu jelas siapa yang sebenarnya menciptakannya. Tak lepas dari itu semua, munculah rumor-rumor mengenai lagu ini di tengah masyarakat yang tak tahu datangnya dari mana. Mulai dari munculnya seorang Geby yang tak pernah jelas siapa dia, katanya sih dia mempunyai kaitan atas munculnya lagu ini, tapi masih tidak jelas sampai sekarang karena rumor yang berkembang semakin bervariasi. Sampai pada rekaman video yang beredar di internet yang menayangkan seorang cewek misterius yang sedang menyanyikan lagu ini.
Ini sebagai gambaran kecil atas banyak hal negatif yang terjadi di dunia ini. Kadang banyak orang mengaku telah melakukan suatu kebaikan padahal itu adalah buah kerja keras dari orang lain. Hal yang tak seharusnya dilakukan. Ternyata bukan cuma terjadi pada kasus lagu yang fenomenal ini saja. Di kantor saya dulu ada juga orang seperti itu. Orang lain sudah bekerja keras, eh malah hasilnya diaku dan dinikmati orang lain. Akhirnya apa yang terjadi. Orang pun akhirnya tahu yang sebenarnya. Dan orang yang telah berbuat demikian itu akhirnya diblacklist juga sama orang-orang dilingkungan kerja, sampai siapapun tak bisa memberikan lagi kepercayaan padanya dan seakan selalu ada prasangka buruk atas segala tindakannya.
Sebenarnya ini adalah bagian dari hukum gaung kehidupan. Siapa yang meneriakkan hal negatif, suatu saat dia juga akan menerima gaung negatif pula berupa balasan yang tidak mengenakkan. Dan sebaliknya, siapa yang meneriakkan kebaikan, maka kebaikan-kebaikan akan selalu ia terima.
Kita bisa belajar dari hal kecil seperti ini agar kita bisa lebih bijak dan berhati-hati dalam mengambil keputusan ataupun tindakan. Kita harus bisa berpikir matang sebelum memutuskan sesuatu. Jangan sampai langkah kita salah jalur hingga membahayakan karir kita, hidup kita dan masa depan kita. Jika memang kita telah melakukan kesalahan terlebih yang merugikan orang lain, walaupun saat ini tak ada satupun orang yang tahu, tapi suatu saat, cepat atau lambat orang pasti akan tahu atau balasan gaung kehidupan pasti akan datang juga menghampiri kita. Hal yang bijak bila memang kita telah melakukan kesalahan adalah meminta maaf dengan segera. Itulah penyelesaian terbaik. Dan percaya kita akan lebih dihormati sebagai ksatria daripada kita tidak melakukannya. Hanya kecaman yang akan mendera.
Saya pun yakin orang yang mengaku-ngaku lagu “Jauh” atau “Tinggal Kenangan” itu sebagai miliknya padahal bukan pasti hatinya tidak akan pernah tenang. Hati nurani pasti akan menghukum perbuatannya itu dengan memberikan perasaan tak tenang atau khawatir. Percaya saja. Hukum gaung kehidupan tetap berlaku…
& Komentar |
Motivation for Better Life Program | Ditandai: kehidupan, Geby, Lagu, Jauh, Tinggal Kenangan, Caramel Band, Caramel, Lagu fenomenal, Gaung Kehidupan, Hukum, Pencipta Lagu Jauh, Pencipta Lagu Tinggal Kenangan |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
Juni 20, 2008
Saya pernah mendengar sebuah anekdot unik tentang seorang Jenderal yang meminta nasehat pada seorang anak kecil. Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengarnya juga.
Suatu saat seorang Jenderal dengan mengendarai kuda yang sedang melakukan perjalanan jauh sampai juga pada suatu bibir sungai. Ia bimbang apakah kudanya mampu berjalan menerobos sungai didepannya itu. Ia banyak menimbang karena merasa sungai itu cukup dalam.
Lalu Sang Jenderal melihat seorang anak kecil yang kebetulan sedang bermain di bibir sungai itu. Sang Jenderal menanyakan pendapat si anak kecil apakah kudanya mampu menerobos sungai itu. Si anak kecil terdiam sejenak. Ia mengamati kuda sang Jenderal. Hingga akhirnya ia pun berpendapat bahwa Sang Jenderal dan kudanya mampu melewati sungai tersebut. Begitulah hingga akhirnya Sang Jenderal memutuskan mengikuti perkataan anak itu untuk menyeberangi sungai dengan kudanya. Tapi sesampainya di tengah-tengah sungai Sang Jenderal mulai menyadari kalau sungai itu cukup dalam dan sangat tidak mungkin ia lewati bersama kudanya. Sang Jenderal pun marah dan mengancam akan menghukum si anak kecil. Lucunya si anak kecil tetap tidak terima. Ia tetap mengelak bahwa pendapatnya itu benar. Katanya ia selalu melihat bebek-bebek menyeberangi sungai itu tiap hari. Mereka tidak tenggelam padahal kaki bebek jauh lebih pendek daripada kaki kuda.
Dari cerita itu kita bisa belajar bahwa kita juga harus pintar menimbang-nimbang perlukah kita meminta nasehat atau pendapat orang lain yang kebetulan ada dekat dengan kita. Belum tentu mereka tahu apa dan bagaimana pokok permasalahan kita yang memaksa kita mengambil suatu keputusan. Bisa-bisa pendapat mereka tidak tepat dengan apa yang terjadi pada diri kita saat ini. Penting jika kita bertanya dulu dengan hati kita, merumuskan permasalahan kita, dan lakukan apa yang dikatakan hati nurani kita. Jangan sampai kita menuruti nasehat orang lain yang ternyata tidak tepat dan akhirnya kita malah membuat kambing hitam atas semakin memburuknya masalah kita.
Leave a Comment » |
Motivation for Better Life Program | Ditandai: anekdot, cerita lucu, masalah, Nasehat, pendapat, problem, sukses, Tempat yang Tepat Meminta Nasehat |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
Juni 18, 2008
Anda mungkin pernah bermain piano, atau setidaknya Anda tahu piano. Piano memiliki tuts yang berwarna hitam dan putih. JIka kita kaitkan ke dalam kehidupan kita tuts piano ini bisa diibaratkan sebagai hitam putihnya dunia, sedih dan bahagia. Selalu ada dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Kita tidak akan pernah menemui satu sisi mata uang saja dalam perjalanan hidup kita. Maka kita harus selalu percaya bahwa kita tidak akan selamanya menderita atau selamanya tertawa. Jika kita saat ini berada pada posisi menderita maka kita harus meyakini, mengimani bahwa suatu saat kita akan menemukan kebahagiaan juga. Jika kita berada pada posisi bahagia, maka bagilah kebahagiaan kita dengan sesama kita yang sedang bersedih. Suatu saat nanti mereka yang telah kita bagi pasti akan membalas dengan kebahagiaan mereka jika suatu saat nanti kita bersedih. Tidak ada salahnya bukan jika kita berbagi. Nah jika nada-nada baik dari tuts hitam dan tuts putih kita satukan menjadi sebuah lagu, maka akan tercipta alunan nada-nada yang indah. Jadi jangan sampai kita terendap dalam kesedihan semata. Perjalanan masih panjang. Dan hidup kita akan begitu indah karena nada-nada itu.
Leave a Comment » |
Motivation for Better Life Program | Ditandai: berbagi, inspirasi, kehidupan, motivasi |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
Juni 13, 2008
Cemas menghancurkan kemampuan kita untuk berkonsentrasi, saat kita cemas pikiran kita melayang kemana-mana dan kita kehilangan kekuatan untuk mengambil suatu keputusan.
Prof. William James, bapak ilmu psikologi praktis, berkata kepada mahasiswanya: “bukalah hati untuk menerima sesuatu”. Sebab pasrah dan menerima apa yang harus terjadi adalah langkah pertama untuk mengatasi segala konsekuensi kemalangan. Halsama diungkapkan oleh filosof tionghoa bernama Lin Yu Tang dalam bukunya “The Importance of Living”, yang mengatakan: ”ketentraman batin itu timbul dari keikhlasan menerima yang terburuk”. Dan akhirnya mengorbankan dirinya dalam kesulitan menahun yang dinamakan Melancholica. Melancholica adalah gejala jiwa yang biasanya timbul karena keinginan tak tercapai, kekesalan karena kegagalan , mereka yang dihinggapi gejala jiwa ini lambat laun memandang diri tak berguna. Penyakit yang ditimbulkan oleh cerna itu memang banyak sekali, antara lain: gangguan jantung, insomnia, semacam sakit kepala, semacam kelumpuhan dan perut (sebangsa murus yang agak serius). Menurut Dr. Joseph M. Montagne, pengarang buku “Nervous Stomach Trouble”, mengatakan: “Anda tidak akan menderita puru perut karena makanan yang Anda makan, tapi Anda menderita puru perut karena sesuatu yang memakan Anda”. Selain itu Dr. W. C. Alfarez berkata: “ penyakit puru perut menjadi sangat atau menjadi reda sesuai dengan tegan dan redanya tekanan-tekanan emosi. Penderita-penderita syaraf itu bukanlah disebabkan oleh peristiwa-peristiwa jasmaniah yang wajar, tetapi pada mumnya disebabkan oleh rasa rasa diri tak berguna, kekecewaan cemas, takut, perasaan tak mampu berbuat apa-apa dan putus asa. Karena dokter hanya mengobati jasmani saja tanpa mengobati rohaninya. Dengan berkembangnya ilmu kedokteran, mulai dikembangkan cara pengobatan baru yang dinamakan psychosometik. Suatu cara pengobatan yang ditunjukkan baik kepada rohani maupun jasmani. Namun ilmu kedokteran belum mampu mencegah kerapuhan rohani dan jasmani yang bukan disebabkan oleh kuman dan bakteri tetapi oleh kecemasan, takut, kebencian, kekecewaan, dan perasaan putus asa. Penderita yang disebabkan oleh penyakit dari emosi ini, makin lama makin kokoh mengusai umat manusia dan menyebar dengan cepat sekali. Mengerikan sekali kalau hal ini semakin meluas. Permasalahan memburuknya perekonomian dengan segala dampaknya, bisa memicu timbulnya penyakit tersebut. Kami sarankan kalau Anda menghadapi masalah yang mencemaskan, praktekkan resep mujarab dari William H. Carrier,
1. Tanyakan pada diri sendiri: “Apakah yang terburuk yang mungkin terjadi?”
2. Siapkan diri kita untuk menerima hal yang terburuk itu, jika memang benar akan terjadi
3. Kemudian dengan tenang lakukanlah perbaikan-perbaikan yang mungkin terhadap sesuatu yang buruk itu.
Dengan demikian Anda bisa tenang untuk berikhtiar menyelesaikan masalah-masalah yang menimbulkan kecemasan. Dan ada baiknya jjika Anda melakukan apa yang dikatakan Sir William Osler: “Hiduplah pada hari ini”, jangan mengkhayalkan masa depan yang belum pasti, nikmati hidup setiap hari sampai waktu tidur.
Issued by: Sulistyabudi (MitraSolusi)
Leave a Comment » |
Motivation for Better Life Program | Ditandai: cemas, hidup, jiwa, kesehatan, mental, psikologi |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
Mei 17, 2008
Anda perlu cinta untuk hidup. Anda perlu mencintai hal yang memang Anda sukai. Apalah arti hidup berlimpah harta jika Anda tak memiliki cinta.
Apa Anda pernah berpikir, jika Anda bisa diberi kesempatan untuk kaya, uang berlimpah, banyak hal dengan mudah Anda beli, tapi tidak ada orang yang Anda cintai disamping Anda, keluarga Anda mungkin, kekasih Anda mungkin… Semua terasa hambar. Anda tak bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka. Anda akan merasakan sepi.
Kini terpikirkah bahwa cinta sangat perlu dihadirkan dalam kehidupan kita, ditengah-tengah keluarga kita, teman-teman kita, lingkungan kita. Pernahkah Anda memperhatikan perasaan anak-anak Anda jika seandainya Anda begitu sibuk mementingkan pekerjaan Anda. Bagaimanakah watak mereka nantinya jika Anda begitu kurang memberikan cinta dan kasih sayang pada mereka. Maka sangat penting bagi kita untuk meluangkan waktu untuk berbagi di dalam keluarga.
Hal yang begitu penting untuk Anda perhatikan juga adalah Anda perlu mendengar kata hati Anda. Apakah Anda merasa nyaman dengan apa yang Anda kerjakan sekarang? Ingat sebenarnya kesuksesan bukanlah diukur dari seberapa banyak harta yang kita miliki. Tapi seberapa optimalkah Anda memanfaatkan potensi yang benar-benar Anda cintai. Ok, untuk mencapai sukses yang sejati, kita harus bisa menentukan apa bidang kita, minat kita, hal yang benar-benar kita cintai untuk dikerjakan. Jika Anda sudah memiliki pilihan sesuai nurani Anda, minat Anda maka sewaktu Anda mengerjakannya, Anda tidak akan pernah merasa terbebani. Jadi kejarlah apa yang Anda cintai. Uang, harta hanyalah buah dari kecintaan Anda terhadap apa yang Anda kerjakan. Sekali lagi uang bukanlah jaminan untuk Anda bisa bahagia. Kesuksesan dan Kekayaan akan selalu mengikuti cinta Anda.
1 Komentar |
Motivation for Better Life Program |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
April 4, 2008
Setiap orang tentu punya masalah. Kalau masalah kita digambarkan dengan kurva, dari kita dilahirkan sampai remaja, dewasa, tua maka kurvanya akan selalu menanjak naik… itu konsekuensi hidup. Semakin tua akan semakin banyak masalah yang kita hadapi. Dari sekian manusia di bumi ini, dalam memandang masalah manusia-manusia ini terbagi menjadi tiga bagian:
- Manusia yang memandang masalah sebagai BENCANA. Manusia yang seperti ini yang perlu mendapat perhatian. Mentalnya lemah. Jadi ketika ia menghadapi sebuah masalah ia akan mencoba lari dari masalah itu. Kalau secara logika, jika kita lari dari masalah, maka masalah kita akan semakin menumpuk, bertambah banyak dan besar akhirnya memberatkan pikiran kita dan nantinya akan membuat kita tak berdaya…
- Manusia yang memandang masalah sebagai TANTANGAN. Manusia ini tidak akan lari. Ia merasa tertantang jika ia menghadapi masalah. Jika masalah ini mampu ia hadapi dan ia mampu menyelesaikannya dengan sempurna maka akan ada rasa kepuasan di dalam batinnya.. Tapi akibatnya jika kita cepat puas maka ada kalanya kita lengah karena terlalu sibuk dengan kepuasan kita, siapa tahu badai besar akan datang di belakang kita sedang kita tidak bersiap untuk menghadapinya…….
- Manusia yang memandang masalah sebagai PELUANG. Intinya manusia ini mau menerima setiap masalah dengan ikhlas dan mampu mengambil pelajaran dari masalah ini sehingga ia akan terhindar dari masalah yang sama kelak. Ia menyadari bahwa setiap masalah pasti ada jawabannya dan disaat keadaannya terpojok sehinga ia hampir tak mampu bergerak lagi, maka disaat itu pula gelombang badai masalah akan berbalik. Ia berpikir bahwasanya dengan mendapat masalah ia akan merasa untung karena ia mendapatkan ilmu baru yang akan mendewasakan dia, membuat ia kuat dan lebih dari yang sekarang..
Leave a Comment » |
Motivation for Better Life Program |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses
April 4, 2008
Di sebuah pertemuan penting dengan para Manajer dan calon Manajer di suatu perusahaan asing, saya menemukan ilmu yang sangat berharga. Ilmu yang tertanam dalam sebuah filosofi, bahwasanya ada beberapa tipe manusia:
- Tipe Elang: orang ini seperti elang yang selalu terbang sendiri di angkasa luas. Berani ambil tantangan karena di langit, semakin ke atas tekanan udara semakin besar, anginya semakin kencang. Ia tak peduli dan bisa mengalahkan itu semua karena ia mampu menerima berbagai terpaan sehingga menjadikan tubuhnya kuat. Ada manusia yang seperti ini juga, disaat banyak masalah menimpanya ia tak terlalu ambil pusing, terus berusaha pantang menyerah. Mau menerima berbagai cobaan dan tantangan karena ia tahu ini yang akan membuatnya semakin kuat, kokoh, tegar dan tak terkalahkan.
- Tipe Ayam: pernahkah Anda perhatikan bahwa ayam hanya akan berusaha terbang jika ia berada dalam kondisi terpojok. Jika kondisi aman ia tak akan pernah mau terbang dan hanya berjalan-jalan lenggang kangkung. Ada juga manusia seperti ini, ia hanya akan berusaha sekuat tenaga dan ia akan berpikir ketika ia menghadapi kesulitan.
- Tipe Kalkun: Wah… kalau yang satu ini mau kita tangkap iapun hanya diam saja..nunggu dipotong terus dimasak. Ada kok orang yang bener-bener pasrah tenggelam dalam kondisi yang ia hadapi saat ini, tak tahu harus bagaimana, Cuma diam tidak mau berusaha memperbaiki hidup.. kalau sudah seperti ini ya sudah parah namanya…
Leave a Comment » |
Motivation for Better Life Program |
Permalink
Ditulis oleh kuncisukses