Beberapa Cara Mengatasi Cemas

Cemas menghancurkan kemampuan kita untuk berkonsentrasi, saat kita cemas pikiran kita melayang kemana-mana dan kita kehilangan kekuatan untuk mengambil suatu keputusan.
Prof. William James, bapak ilmu psikologi praktis, berkata kepada mahasiswanya: “bukalah hati untuk menerima sesuatu”. Sebab pasrah dan menerima apa yang harus terjadi adalah langkah pertama untuk mengatasi segala konsekuensi kemalangan. Halsama diungkapkan oleh filosof tionghoa bernama Lin Yu Tang dalam bukunya “The Importance of Living”, yang mengatakan: ”ketentraman batin itu timbul dari keikhlasan menerima yang terburuk”. Dan akhirnya mengorbankan dirinya dalam kesulitan menahun yang dinamakan Melancholica. Melancholica adalah gejala jiwa yang biasanya timbul karena keinginan tak tercapai, kekesalan karena kegagalan , mereka yang dihinggapi gejala jiwa ini lambat laun memandang diri tak berguna. Penyakit yang ditimbulkan oleh cerna itu memang banyak sekali, antara lain: gangguan jantung, insomnia, semacam sakit kepala, semacam kelumpuhan dan perut (sebangsa murus yang agak serius). Menurut Dr. Joseph M. Montagne, pengarang buku “Nervous Stomach Trouble”, mengatakan: “Anda tidak akan menderita puru perut karena makanan yang Anda makan, tapi Anda menderita puru perut karena sesuatu yang memakan Anda”. Selain itu Dr. W. C. Alfarez berkata: “ penyakit puru perut menjadi sangat atau menjadi reda sesuai dengan tegan dan redanya tekanan-tekanan emosi. Penderita-penderita syaraf itu bukanlah disebabkan oleh peristiwa-peristiwa jasmaniah yang wajar, tetapi pada mumnya disebabkan oleh rasa rasa diri tak berguna, kekecewaan cemas, takut, perasaan tak mampu berbuat apa-apa dan putus asa. Karena dokter hanya mengobati jasmani saja tanpa mengobati rohaninya. Dengan berkembangnya ilmu kedokteran, mulai dikembangkan cara pengobatan baru yang dinamakan psychosometik. Suatu cara pengobatan yang ditunjukkan baik kepada rohani maupun jasmani. Namun ilmu kedokteran belum mampu mencegah kerapuhan rohani dan jasmani yang bukan disebabkan oleh kuman dan bakteri tetapi oleh kecemasan, takut, kebencian, kekecewaan, dan perasaan putus asa. Penderita yang disebabkan oleh penyakit dari emosi ini, makin lama makin kokoh mengusai umat manusia dan menyebar dengan cepat sekali. Mengerikan sekali kalau hal ini semakin meluas. Permasalahan memburuknya perekonomian dengan segala dampaknya, bisa memicu timbulnya penyakit tersebut. Kami sarankan kalau Anda menghadapi masalah yang mencemaskan, praktekkan resep mujarab dari William H. Carrier,
1. Tanyakan pada diri sendiri: “Apakah yang terburuk yang mungkin terjadi?”
2. Siapkan diri kita untuk menerima hal yang terburuk itu, jika memang benar akan terjadi
3. Kemudian dengan tenang lakukanlah perbaikan-perbaikan yang mungkin terhadap sesuatu yang buruk itu.

Dengan demikian Anda bisa tenang untuk berikhtiar menyelesaikan masalah-masalah yang menimbulkan kecemasan. Dan ada baiknya jjika Anda melakukan apa yang dikatakan Sir William Osler: “Hiduplah pada hari ini”, jangan mengkhayalkan masa depan yang belum pasti, nikmati hidup setiap hari sampai waktu tidur.

Issued by: Sulistyabudi (MitraSolusi)

Tinggalkan Balasan